Program RASO MAG
Berdasarkan capaian Rapor Pendidikan di sekolah kami di SMPN 14 Kota Bima tahun 2023, dilaporkan bahwa pada dimensi Proses dan Output untuk indikator Literasi dan Numerasi belum mencapai hasil yang maksimal. Dengan capaian untuk indikator Literasi tidak mengalami perubahan, sementara capaian untuk indikator Numerasi mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Kami akui dan sadar bahwa yang kami lakukan selama ini belum optimal dan belum merujuk pada alur perencanaan berbasis data yang ada. Sebelumnya kami hanya melakukan analisis Rapor Pendidikan dengan alur Identifikasi dan Refleksi, kami tidak pernah secara serius memperhatikan alur Benahi. Kami hanya sekedar membuka Rapor Pendidikan sekolah, setelah itu membaca Ringkasan dan Poster. Tidak ada kejelasan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Praktis perencanaan dan perbaikan yang kami laksanakan selama ini terkesan tidak terstruktur dan tidak berbasis data yang valid dan terukur.
Dalam pelaksanaan praktik baik “Optimalisasi Capaian Rapor Pendidikan sebagai sumber Perencanaan Berbasis Data melalui Program Raso Mag” kami menghadapi banyak tantangan, yaitu: Pertama, sebahagian besar Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) belum menguasai IT. Kedua, kurangnya minat baca dan menulis siswa; Ketiga, masih banyak siswa yang belum lancar membaca. Sekolah kami sangat terbantu dengan adanya platform Rapor Pendidikan, telah meringankan beban administrasi sekolah kami. Penyajian data yang obyektif, terintegrasi dan komprehensif secara berkala telah memberikan gambaran kepada kami dalam upaya meningkatkan mutu, capaian dan kualitas pendidikan secara lebih terukur. Perencanaan program, kebijakan dan penganggaran yang tepat telah berdampak pada peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan maupun peningkatan layanan pendidikan bagi peserta didik di sekolah kami.
Praktik baik “Optimalisasi Capaian Rapor Pendidikan sebagai sumber Perencanaan Berbasis Data melalui Program Raso Mag” yang telah kami lakukan sudah banyak memberikan perubahan positif baik itu terhadap peningkatan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dan perbaikan kebijakan dalam menunjang kompetensi Numerasi dan Literasi di sekolah kami. Berdasarkan capaian Rapor Pendidikan sekolah kami di tahun 2024 ini mengalami kenaikan pada dimensi output (Mutu dan Relevansi Hasil Belajar Siswa), yaitu indikator Literasi dan Numerasi. Walaupun memang harus kami akui belum maksimal, jika indikator ‘warna’ yang menjadi acuannya. Tetapi jika acuannya pada persentase dan tingkat capaiannya, kami mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi mayoritas siswa-siswa kami dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, kami sangat mengapresiasi hasil capaian peserta didik kami. Bagi kami itu sudah lebih baik, sebab kami tidak melihatnya warnanya, warna Merah, Orange dan Hijaunya, yang kami lihat adalah pada perkembangan belajar anak dan prosentase capaiannya dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian kami akan tetap dan terus berupaya untuk mencapai Rapor Pendidikan di SMPN 14 Kota Bima sampai pada tingkat tertinggi secara bertahap di tahun-tahun berikutnya.